Curah hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya tanah longsor di sungai bahau.
Author: Daud Lawing
Terjadi longsor pada tahun 2025 ini di karenakan hujan yang deras selama kurang lebih satu bulan berturut-turut. Longsor terjadi dimana-mana dan yang paling parah itu ada di sungai bahau bagian hilir. Longsor yang terjadi cukup panjang dari atas gunung hulu sungai dan akhirnya menutupi sebagian arus sungai yang menyebabkan adanya giram yang besar dan tinggi.
Sungai bahau adalah salah satu jalur yang harus dilalui jika hendak ke kota(tanjung Selor) menggunakan transportasi long boat. Dengan adanya giram yang terjadi karena tanah longsor ini mengakibatkan jalur yang harus dilalui menjadi lebih curam dan lebih beresiko.
Segala upaya sudah di lakukan oleh masyarakat setempat dibantu tim dari kabupaten kota dan juga pernah di pantau langsung oleh bapak Bupati Malinau.
Masyarakat sangat berharap kedepannya pemerintah lebih memperhatikan serta memberikan solusi atas kondisi di sungai bahau ini.
Sedikit informasi untuk daerah yang terdampak longsor dan giram ini telah didirikan pondok darurat bagi Masyarakat yang melewati sungai bahau ini.
Baca juga:
Perayaan 17 Agustus 2024 di Desa Long Alango
Perayaan 17 Agustus 2024 di Desa Long Alango